Home

soskaTelah terbit novel “Soska” (edisi revisi, 2013). Paperback, 238 hlm. ISBN-10: 492199559. ISBN-13: 978-1492199557. Edisi ini dilengkapi dengan catatan penutup Dr. Sumiyadi, M.Hum (peneliti dan dosen Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Pendidikan Indonesia). Hanya tersedia di, dan didistribusikan oleh, Amazon.com.

FAKTA DALAM NOVEL SOSKA: Semua nama tokoh di dalam novel ini adalah rekaan (fiksi), begitu pula isi cerita di dalamnya. Peristiwa-peristiwa yang menjadi latar sejarah di dalam novel ini sebagian benar, sebagian mengandung kebenaran, sebagian patut diduga benar, sebagian (sebagaimana umumnya “peristiwa sejarah”) masih harus diperiksa kebenarannya oleh para sejarahwan. Data-data sastrawi di dalam novel ini (yang merupakan hasil penelitian yang juga bersifat sastrawi) adalah benar kecuali jika di masa depan ada kritikus sastra yang benar-benar kritikus yang dapat membuktikan sebaliknya. Jika pembuktian sebaliknya oleh kritikus sastra yang benar-benar kritikus itu terjadi, maka data-data sastrawi di dalam novel ini tidak lagi merupakan data-data sastrawi melainkan karya fiksi biasa. Nama penulis yang tertera di sampul depan novel ini adalah benar dan bukan rekaan.

PETIKAN NOVEL: “Kalau Anda bertanya kepadaku bagaimana pendapatku tentang cerita Kafka itu, menurutku, sebagian dari kisahnya sungguh-sungguh terjadi dan sebagian lagi hanya khayalannya saja. Ada yang masuk akal dan ada yang tidak masuk akal. Ada beberapa bagian dari ceritanya yang kupercayai, dan ada beberapa bagian dari ceritanya yang aku tidak mempercayainya sama sekali. Aku tidak percaya Kafka pernah membunuh anjing gila itu. Aku tidak percaya kaki kiri Kafka dapat membunuh orang sekali tendang. Aku tidak percaya Kafka pernah membunuh ayah tirinya sendiri. Aku bahkan tidak percaya Kafka punya ayah tiri. Aku tidak percaya ibu Kafka mati bunuh diri. Aku tidak percaya Kafka punya ilmu pamungkas sukma, seandainya ilmu itu memang ada. Aku tidak percaya kakeknya sedang menunggu Kafka, cucunya sendiri, untuk mencabut nyawanya. Aku bahkan tidak percaya saat ini kakek Kafka masih hidup. Aku tidak percaya hidup Kafka terkutuk.”

 

PETIKAN CATATAN PENUTUP: “Pembaca yang terbiasa membaca novel popular atau novel didaktis yang konvensional, tentunya harus berjuang untuk sampai pada garis finish halaman terakhir novel ini. Akan tetapi, novel ini memberikan pembelajaran yang berharga bagi pembaca. Meskipun saya sangsi apakah pengarangnya dengan sadar memanfaatkan teori konstruktivisme, kenyataannya, novel Soska dapat memfasilitasi pembacanya untuk membangun sendiri tubuh novel yang dibacanya berdasarkan horison harapan dan skemata yang ada dibenaknya.” (Dr. Sumiyadi, M. Hum, peneliti dan dosen Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Pendidikan Indonesia).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s