Home

Dalam bahasa Jawa, “Kelir” dapat dimaknai sebagai layar (biasanya untuk wayang) dan juga berarti warna. Dalam ilmu fonologi bahasa Inggris, “Kelir” atau “Klir” atau “Clear” berarti jelas atau bebas dari apa-apa yang membelenggunya–tapi jangan dimaknai sebagai merk shampoo, nanti dibilang promosi, lagi hehe..

Keempat pemaknaan akan kata “kelir” inilah yang akan dieksplorasi oleh tujuh seniman dengan berbagai latar belakang: Ristyanto Cahyo Wibowo (Lukis/Kolase), Joan Widya Anugrah (Batik/Lukis), Baweb/Brilian Arif Pramana (Batik/Instalasi), Arieza Tri Purnawinasih (Media Rekam), Zulfian Amrullah (Media Rekam/Instalasi), Risao Pambudi (Lukis/Patung) dan Nurmaya (Lukis/Instalasi).

Datang, saksikan dan hidupkan pembukaan pameran instalasi yang mengeksplorasi kain layar, kayu, dan bambu ini pada Sabtu, 15 November 2014 pukul 19.00 WIB di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja, Bantul, Yogyakarta.
Pameran akan berlangsung hingga tanggal 15 Desember 2014 setiap hari Senin-Sabtu pukul 09.00-16.00 WIB.

 

kelir
Gratis! Enak ditonton dan perlu!!

Padepokan Seni Bagong Kussudiardja
Kembaran Rt.04 Rw. 21 No. 148
Tamantirto, Kec. Kasihan, Bantul
Yogyakarta – Indonesia 55183
Email: info@psbk.or.id
Tel./Fax.: +62-274-414404

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s