Home

visual art exhibition
“FELLOWSHIP”

Opening reception: Tuesday, February 10, 2015; from 7.00 PM to 9.00 PM
@ Galeri Rumah Puspo:
Jl. Elang Raya No. 1
Kampung Sawah, Ciputat
Tangerang Selatan

The exhibition will be runs through to February 17, 2015

………………………………………………………………………………….

10409098_10204321220125328_1042636980159991277_n

FELLOWSHIP

KATA “sahabat” berasal dari bahasa Arab shahabah (ash-shahaabah) yang pada mulanya merujuk pada sahabat Nabi. Persahabatan atau pertemanan adalah istilah yang menggambarkan perilaku kerja sama dan saling mendukung antara dua atau lebih entitas sosial. Dalam pengertian ini, istilah “persahabatan” menggambarkan suatu hubungan yang melibatkan pengetahuan, penghargaan, dan afeksi.
Sahabat akan menyambut kehadiran sesamanya dan menunjukkan kesetiaan satu sama lain, seringkali hingga pada altruisme.

Setiap orang pasti merasa dirinya memiliki sahabat. Di sekitar rumah, di sekolah, di kampus, dimana saja. Hubungan persahabatan ini tentu saja dibentuk karena adanya ikatan, adanya persamaan maupun kebutuhan untuk saling melengkapi satu sama lain. Namun, manusia tidak akan bisa menjalin sebuah persahabatan tanpa adanya interaksi, dan ini dibentuk dari sifat kodrat manusia sebagai makhluk sosial, yang selalu berusaha untuk hidup dengan orang lain. Manusia tidak dapat hidup sendiri, tidak seperti hewan yang hidup hanya menurut insting dan dorongan individualnya masing-masing. Orang baik yang ingin berbuat baik tentu membutuhkan orang lain, dan jika ia mengalami kesusahan juga membutuhkan orang lain untuk membantunya.

Etika Aristoteles mengajarkan bahwa manusia akan mencapai puncak eksistensinya karena dalam keterlibatannya dengan sesama. Manusia tidak akan mencapai kebahagiaan dan keluhurannya dengan ingin memiliki sesuatu, melainkan dengan mengerahkan diri kepada sahabat, lingkungan, dan masyarakatnya. Masih menurut Aristoteles, hidup bagi manusia berarti bahwa ia harus memahami hidupnya. Untuk memahami hidup, manusia membutuhkan orang lain di dalam sebuah ruang relasi sosial bernama persahabatan (fellowship). Selama rentang persahabatan, manusia akan membuka diri terhadap orang lain, dan dengan begini, manusia bisa mengembangkan dirinya. Pengembangan diri bukanlah dengan mengitari diri sendiri, memikirkan diri sendiri, dan hanya memikirkan hal-hal yang kita dapat atau kita lepas. Di dalam sebuah pergaulan yang ideal, interaksi berupa tukar-menukar informasi dan pengalaman, juga dialog dan diskusi, dapat berjalan lancar membentuk sumber daya (resources) yang diperlukan dalam memahami persoalan sebelum keputusan positif dipilih. Setiap keputusan positif mengandung kemungkinan-kemungkinan tak terbatas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s