Home

KULDESAK TAMBORA
POMPEII DARI TIMUR
A YEAR WITHOUT SUMMER

tamboraAffected not only the world,..but this planet

Do you now that a FRANSKENSTEIN’s story was created and inspired by a huge eruption of Tambora Mt. in Sumbawa, Indonesia? Dahsyatnya letusan gunung Tambora tanggal 5 April , tepat sebelum matahari terbenam. Saking kerasnya hingga mampu membuat nahkoda Hindia Timur, Kapten Benares melabuhkan kapalnya lebih dari 1300 km. Dipikirnya itu suara ledakan dari tembakan musuh. Ternyata letusan gunung. Baca beberapa kesaksian tentang bencana Tambora dari tulisan Oppenheimer (di dlmnya ada kesaksian dari Raffles, Benares dan bahkan Raja Sanggar yg selamat dari bencana tersebut).Dalam waktu sebulan kematian mencapai angka kurang lebih 90.000 jiwa. Bencana terjadi di beberapa belahan dunia, kelaparan, wabah penyakit kolera melanda. Kesengasaraan dan ketidakpastian tetap menimbulkan keinginan kuat untuk bertahan hidup. Dan muncullah tokoh Frankenstein dan Dracula.


Kondisi buruk dan tidak menentu menuntun Mary Shelley, Lord Byron, dan John William Polidori menghabiskan musim panas mereka di dalam rumah dan saling menghibur diri dengan menulis cerita-cerita seram.Shelley menulis Frankenstein, olidori menulis Vampire, dan Byron menulis puisi: The Darkness.

16-26 April 2015 Bentara Budaya Jakarta akan menyuguhkan “KULDESAK TAMBORA” sbg salah satu acara yang “ramai-ramai’ diadakan di beberapa tempat di Indonesia dan di beberapa negara, salah satunya di Swiss. Euforia Tambora dimana-mana.

Di pameran nanti temans semua akan melihat artefak2 dari Tambora, Merapi dan Liyangan (Sindoro). Plus foto2 keren dari para fotografer profesional tentang gunung2 Merapi di Indonesia. Jangan lupa untuk datang. Bisa juga bertemu pemusik sepuh dari kota Bima yang masih giat menggalakkan musik tradisi. Dan,..paling penting,..bisa bertemu filolog terkenal dari kota Bima berusia 84 tahun. Ibu Dr. Maryam.

Yah,..Tambora memang sudah merubah segalanya. Dalam sekali hentakan dahsyat,..nyaris seluruh dunia merasakan dampaknya.


Tapi 200 tahun Tambora bukan untuk pesta2..tapi PENGINGAT,..bahwa bencana mengerikan itu pernah terjadi. tapi bukan pula peringatan kisah sedih dari kematian dan bencana, tapi bagaima kita melawan lupa, harus bangkit dari kematian.Tidak membiarkan kawasan Tambora mejadi simbol kematian, sebaliknya menghidupkan wilayah, menciptakan lingkungan binaan baru sebagai media untuk belajar supaya tidak lupa, apa yang diperlukan untuk menyambung sustainability generasi juga lingkungan. we live and alive in the RING of FIRE (CINCIN API).
datang ya

Salam, Ika W Burhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s